Youth Enviroment Institute (YEI) : Pertamina Merusak Lingkungan di Balik D100

    Biodiesel d100 adalah bahan bakar yang berasal minyak kelapa sawit, telah jelas bahwa tanaman kelapa sawit telah merusak lingkungan. Tanaman kelapa sawit merugikan masyarakat yaitu rusaknya hutan, erosi pada tanah , tercemarnya tanah dan menyebabkan kekeringan. 

    Puluhan mahasiswa yang mengatas namakan Youth Enviroment Institute (YEI) telah menyampaikan aspirasi langsung di depan kantor pusat Pertamina ,tetapi di tanggapi dingin oleh para pemangku kekuasaan di sana.

    “Sudah Jelas pidato presiden Jokowi pada sidang di DPR MPR membanggakan ,program Biodisel D100 dan akan menyerap 1 juta ton kelapa sawit. Artinya pemerintah dan pengusaha sawit bermain mata meraup kekayaan alam dengan merusaknya”Ucapnya. 27/08/20.Jakpus

    Butuh berapa juta hetar lagi lahan di buka, butuh berapa juta Pohon di tebang, butuh berapa ribu habitat dan ekosistem lagi yang mati, mau kasih apa buat anak cucu kita nanti , kasih makan sawit ???

    “Maka itu secara tegas saya Juliano menolak program Biodisel d100 yang di canangkan pemerintah, dan menuntut pemerintah untuk mengembalikan hutan yang telah di jadikan lahan sawit untuk di kembalikan seperti semula, menjadi hutan lindung dan kawasan konservasi, yang akan menjadi habitat hewan”Tuturnya.

    Kabupaten Bovendigul adalah contoh nyata oligarki yang ada di negeri ini, bagaimana tidak lahan hutan seluas 280ribu hektar di rusak oleh perusahaan asing, menara grup, dengan modal izin yg di keluarkan Kemen trian kehutanan Hutan seluas 280ribu hektar di tebang dan kayunya di jual , perusahaan mendapat keuntungan 12 triliun

    “Tidak sampai di situ, setelah hutan di tebang, di tanami pohon kelapa sawit ,dan dampaknya rakyat Papua di kabupaten bovendigul dirundung masalah kekeringan , kerusakan lingkungan, dan limbah sawit yang mencemari tanah”Tambah Orator lain.

    “Blom lagi hutan di Kalimantan yang di bakar oleh perusahaan kakap, yang mengakibatkan penyekit ISPA at saluran pernafasan di tengah2 masyarakat, dan juga pengerusakan habitat orang hutan  yg sengaja. Ini semua di lakukan ol Bueh pemerintah dan perusahaan kelapa sawit untuk menunjang program Biodisel d100, yang sudah di luncurkan Juli lalu”Tutupnya.

    Komentar Facebook