Kemenhub Buka Pendaftaran Calon Taruna/Taruni, Ini Syarat hingga Alur Pendaftarannya 

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Indonesia yang memenuhi syarat, untuk dapat mendaftar dan masuk menjadi Taruna/Taruni transportasi Tahun Akademik 2022/2023.

Dalam unggahan di akun Instagram resmi @kemenhub151, Kemenhub membuka 22 sekolah kedinasan transportasi yang terdiri dari 5 sekolah kedinasan untuk transportasi darat, 10 sekolah transportasi laut, dan 7 sekolah untuk transportasi udara.

Adapun pendaftaran ini telah dibuka sejak tanggal 9 April hingga 30 April 2022 mendatang. Berikut jadwal hingga alur pendaftaran lengkapnya :

Jadwal penerimaan calon Taruna/Taruni

1.Pendaftaran sekolah kedinasan : 9 hingga 30 April 2022
2. Pengumuman peserta ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) : Mei 2022
3. Pelaksanaan ujian SKD : Juni 2022
4. Pengumuman hasil SKD : awal Juli 2022
5. Pelaksanaan tes kesehatan dan kesamaptaan : Juli 2022
6. Pelaksanaan psikotes dan tes wawancara : Agustus 2022
7. Pengumuman hasil pantukhir : awal September 2022

Persyaratan administrasi
1. Pas foto terbaru berwarna latar belakang merah, menghadap kedepan ukuran 4 x 6 cm (ukuran minimal 120 kb maksimal 500 kb dengan format .jpg).

2. KTP bagi peserta yang berusia di atas 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP atau menggunakan Surat Keterangan Kependudukan/resi permintaan pembuatan KTP dengan format .jpg ukuran maksimal 500 kb

3. Ijazah SMA/SMK/MA dan sederajat bagi calon peserta yang sudah dinyatakan lulus atau rapor SMA/SMK/MA dan sederajat (2 SEMESTER) bagi calon peserta yang belum dinyatakan lulus atau masih duduk di kelas 12 (dua belas) dan Surat penyetaraan / persamaan ijazah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagi lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing dengan format PDF ukuran maksimal 1000 kb.

4. Tanda bukti pembayaran formulir pendaftaran sesuai dengan perguruan tinggi yang dipilih dengan menyertakan nama dan NIK yang tercetak pada bukti pembayaran (ukuran maksimal 500 kB dengan format .jpg).

5. Persyaratan lainnya yang diunggah dalam 1 (satu) berkas dengan format PDF ukuran maksimal 2000 kb yang terdiri atas:

a. Formulir Pernyataan Calon Taruna/Taruni SIPENCATAR Kementerian Perhubungan Tahun 2022 bermaterai 10.000 rupiah, dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/template

b. Surat Pernyataan Mutlak Menyetujui Hasil SIPENCATAR bermaterai 10.000 rupiah, dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/template

c. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak Tidak Buta Warna bermaterai 10.000 rupiah, dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/template

d. Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku di wilayah Papua/Papua Barat(hanya untuk Pendaftar formasi Pola Pembibitan Kemenhub khusus Putra/I Papua/Papua Barat), dapat diunduh di https://sipencatar.dephub.go.id/template

Alur pendaftaran

1. Akses portal sekolah kedinasan di https://dikdin.bkn.go.id

2. Buat akun SSCASN sekolah kedinasan dengan yang telah tervalidasi oleh DUKCAPIL, kemudian cetak Kartu Informasi Akun

3. Login ke akun SSCASN menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan

4. Unggah swafoto dan pilih sekolah kedinasan

5. Lakukan pembayaran formulir pendaftaran, tata cara pendaftaran dapat dilihat di https://sipencatar.dephub.go.id/pengumuman, simpan bukti pembayaran

6. Lengkapi nilai, unggah berkas dan bukti pembayaran, formulir pendaftaran, kemudian cek resume

7. Verifikator instansi memverifikasi data dan berkas pelamar

8. Login ke SSCASN sekolah kedinasan dan cek cek status kelulusan administrasi

9. Pelamar yang lulus verifikasi akan mendapatkan kode billing, kemudian melakukan pembayaran

10. Cek kartu ujian di SSCASN sekolah kedinasan, jika pembayaran telah dikonfirmasi oleh sistem

11. Pelamar melakukan proses seleksi sesuai ketentuan masing-masing instansi

12. Pengumuman hasil seleksi akan diumumkan panitia seleksi sekolah kedinasan di SSCASN


Komentar Facebook