Seharusnya Bisa Menang, Chelsea Ditahan Imbang Setan Merah 

Duel antara Manchester United melawan Chelsea berakhir dengan skor imbang 1-1. Kedua klub raksasa Inggris itu bertanding pada laga tunda Premier League Inggris 2021/2022, yang berlangsung di markas The Red Devils alias Setan Merah-julukan Manchester United-yakni di Stadion Old Trafford, pada Jumat (29/04/2022) dini hari WIB. 

Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Chelsea sempat lebih dahulu memimpin berkat gol Marcos Alonso sebelum kemudian dibalas Cristiano Ronaldo. 

Dengan hasil ini, The Blues alias Si Biru-julukan Chelsea-masih tertahan di peringkat tiga klasemen dengan poin 66. Sementara itu, Manchester United juga masih menempati perin enam dengan poin 55. 

Pemain Manchester United, Nemanja Matic merasa timnya tidak perlu kecewa usai bermain imbang melawan Chelsea. Menurutnya, hasil imbang cukup adil bagi kedua tim yang tampil sama baiknya. 

“Itu adalah peningkatan. Kami bermain melawan tim yang sangat bagus,” kata Matic kepada Sky Sports. 

“Mungkin mereka memiliki lebih banyak peluang daripada kami, tetapi 1-1 adalah hasil yang adil,” ujarnya. 

MU mampu mencetak gol balasan dua menit setelah kebobolan gol Alonso. Matic menilai timnya sudah menunjukkan reaksi yang bagus di lapangan. 

“Malam ini terlihat jauh lebih baik daripada beberapa minggu lalu. Kami menunjukkan bahwa kami tidak menyerah dan menunjukkan karakter yang baik. Jadi itu adalah reaksi yang baik dari tim kami,” imbuhnya. 

Hasil imbang dengan skor 1-1 itu disesali Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel. Dia menyebut timnya pantas menang lantaran tampil lebih dominan dengan menciptakan banyak peluang ketimbang Manchester United. 

Meski tampil di markas lawan, Chelsea tampil lebih mendominasi dibandingkan Manchester United. 

Statistik mencatat, Chelsea mencatatkan 9 tendangan dengan 6 di antaranya mengarah ke gawang (on target). Sepanjang laga, Jorginho dan kawan-kawan juga unggul penguasaan bola sebesar 65 persen, dibandingkan Manchester United yang 35 persen. 

Manchester United mencatatkan 3 tembakan on target. Bahkan, sepanjang babak pertama, MU lebih sering menunggu datangnya bola. 

Chelsea membuka keunggulan lewat gol Marcos Alonso pada menit ke-60. Manchester United membalas melalui gol Cristiano Ronaldo dua menit berselang. 

“Seharusnya lebih. Hanya ada satu tim yang pantas untuk menang dan itu adalah kami, tetapi kami tidak mengambilnya,” ujar Thomas Tuchel usai laga, seperti dilansir Sky Sports

“Merupakan tanggung jawab kami untuk memenangi pertandingan seperti ini ketika kami mendominasi di semua bidang. Kami tidak cukup klinis, kurang sedikit determinasi di dalam kotak untuk memenangkan pertandingan ini,” lanjut Tuchel. 

Meski demikian, juru taktik asal Jerman itu mengaku sangat puas dengan performa anak asuhnya yang tampil ngotot sejak menit awal pertandingan. 

“Saya senang dengan cara kami bermain. Kami sangat berani tanpa bola dan penampilan luar biasa tetapi kami kurang tekad dan mungkin sedikit keberuntungan di dalam kotak,” kata Tuchel. 

Tuchel menilai Chelsea terlalu sering mengalami nasib kurang beruntung musim ini di mana mereka bermain imbang meski telah mempertontonkan penampilan luar biasa. 

Eks pelatih Paris Saint-Germain (PSG) menyoroti bahwa The Blues harus lebih klinis ketika mendapat peluang di depan gawang lawan. 

“Satu tim pantas menang dan itu kami. Kami harus menerima dengan satu poin tetapi itu bukan hasil yang adil. Kami bekerja sangat keras untuk memimpin dan tiba-tiba lawan mendapat satu tembakan bebas dan gol,” sesal Tuchel. 

Partai di Kota Manchester berjalan ketat. Chelsea mendominasi pertandingan, tapi sulit menembus pertahanan Setan Merah. Gol kedua tim baru terjadi pada interval kedua. 

Tim tamu memecah kebuntuan lewat gelandang sayap Marcos Alonso pada menit ke-60. Namun, tuan rumah langsung membalas dua menit berselang melalui pemain bintang Cristiano Ronaldo. 

Hasil ini tak mengubah posisi The Blues, mereka masih tertahan di peringkat ketiga dengan perolehan angka 66 terpaut enam poin di atas Arsenal yang membuntuti di kursi keempat. 

Selanjutnya, Cesar Azpilicueta dan rekan setim bakal bertolak ke Liverpooluntuk bertarung melawan tim zona degradasi Everton di Stadion Goodison Park pada 1 Mei. 

The Blues unggul lebih dahulu lewat gol Marcos Alonso pada menit ke-60. Gol ini tercipta berkat assist Kai Havertz. 

MU membalas pada menit ke-62. Cristiano Ronaldo menjebol gawang Edourad Mendy setelah meneruskan umpan Nemanja Matic. 

Ini menjadi gol ke-17 Ronaldo dalam 28 laga bersama MU. Ia kini ada di posisi kedua daftar top skor sementara Liga Inggris, setara dengan Son Heung-min (Tottenham), tapi masih terpaut cukup jauh dari Mohamed Salah (Liverpool) yang sudah mengemas 22 gol. 

Meski bermain di kandang lawan, Chelsea unggul jauh dalam penguasaan bola, mencapai 66 persen. Mereka juga mendominasi dalam hal tembakan tepat sasaran ke gawang lawan, dengan 6 berbanding 3. 

Dengan hasil ini, Chelsea sudah tiga kali gagal menang dalam lima laga terakhirnya, termasuk dua kali kalah.  

Mereka masih bertahan di posisi ketiga klasemen dengan nilai 66 dari 33 laga. Namun, posisinya bisa terancam oleh Arsenal (60) dan Tottenham (58) yang ada di bawahnya. 

Manchester United gagal menang untuk ketiga kalinya secara beruntun, termasuk dua kali kalah. Tim asuhan Ralf Rangnick itu tetap di posisi keenam klasemen dengan nilai 55, hanya unggul tiga angka dari West Ham. 

Pada jadwal pekan ke-35, akhir pekan ini, MU akan menjamu Brentford pada 3 Mei. Sedangkan Chelsea akan menyambangi markas Everton. Jadwal pekan ke-35 juga akan menampilkan laga Tottenham vs Leicester City.*** 

Susunan Pemain 

Manchester United (4-2-3-1) : David De Gea, Diogo Dalot, Victor Lindelof, Raphael Varane, Alex Telles, Scott McTominay, Nemanja Matic (Jones 79’), Anthony Elanga (Garnacho 90+1’), Bruno Fernandes, Marcus Rashford (Mata 79’), Cristiano Ronaldo. 

Pelatih: Ralf Rangnick (Pelatih Adinterim). 

Chelsea (3-4-2-1) : Eduardo Mendy, Reece James, Thiago Silva, Antonio Rudiger, Cesar Azpilicueta, N’Golo Kante (Loftus-Cheek 82’), Jorginho, Marcos Alonso, Timo Werner (Pulisic 71’), Mason Mount, Kai Havertz (Lukaku 71’). 

Pelatih: Thomas Tuchel.

Komentar Facebook