KPU Kalteng, Ajak Millenial Ikut Sukseskan Pemilu 2024

Kelompok Studi Literasi Indonesia (KSLI) menggelar Workshop dan Launching KSLI. 

Kegiatan yang diselelenggarakan Di Aula Utama UM Palangka Raya secara tatap muka ini, mengusung tema “Generasi Milenial Cerdas Politik” 

Kegiatam Workshop yang membahas topik Generasi Milenial Cerdas Politik” menghadirkan beberapa narasumber, seperti La Nyalla Mattalitti (Ketua DPD RI) secara daring, perwakilan dari Polda Kalimantan Tengah, AKBP YOYO ROSWANDI, S.H, M.A.P, Komisioner KPU Kalimantan Tengah Wawan Wiraatmaja, Akademisi Dr. M. Yusuf., MAP. 

Kordinator Utama / Founder KSLI, Riko Rahmam ME mengatakan kegiatan ini merupakan jalan panjang yg di tempuh untuk menciptakan politik gagasan, politik pembangunan dan politik kebangsaan. Pemilu 2024 pemuda memiliki peran penting dalam membangun peradaban politik gagasan, seperti para pendiri bangsa Indonesia. 

” Pemuda perlu menciptakan ruang-ruang dialektika, ruang yang dimana pertarungan sebuah gagasan tentang Indonesia kalimantan tengah 2045, pemuda memiliki peran krusial penentu peradaban politik, ” Kata Riko Rahman dalam sambutannya. 

Dalam Kesempatan itu Dr. M. Yusuf MAP (Dosen UM Palangka Raya) sebagai salah satu narasumber menyampaikan di masa menuju Pemilu 2024 adalah panggungnya generasi muda. 

“Generasi muda perlu mengisi ruang-ruang politik karena setiap kebijakan pemerintah itu bersifat politik, dan pemuda kita support agar menghasilkan pemimpin yang sesuai kehendak rakyat”. Ungkapnya 

Hal Senada di ungkap KPU Kalimantan Tengah, pemuda memiliki peran penting untuk mensuksesan Pemilu 2024, pemuda tidak boleh apatis, harus ikut berkontribusi dalam memberikan gagasan untuk pembangunan Indonesia. 

“kami berharap diskusi-diskusi seperti ini harus terus di laksanakan, kami sangat menyambut baik pemuda yang mau terlibat aktif serta ikut mensukseskan pemilu 2024” Ungkapnya 

Dalam Kesempatan yang sama sebagai salah satu Pemateri AKBP Yoyo Roswandi, S.H, M.A.P, Kasubdit 1 Politik Ditintelkam Polda Kalteng, menyampaikan Peran generasi milenial dalam mereduksi potensi konflik dalam rangka ciptakan situasi kamtibmas yang Kondusif pada Pemilu 2024 di Prov. Kalteng. 

“Melalui Diskusi ini kita harapkan dapat menghasilkan generasi milenial yang cakap dan tidak mudah terjebak dalam politik identitas, Isu Sara dan Money Politik” katanya 

Pernyataan itu di ungkapkan saat acara Wokshop “Generasi Milenial Cerdas Politik” yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Literasi Indonesia di Aula Utama UM Palangka Raya. 

Workshop ini di hadiri 300an mahasiswa yang terdiri dari berbagai kampus, baik itu OKP Cipayung, BEM Sekota Palangka Raya dan Mahasiswa UM Palangka Raya.

Komentar Facebook