Bamsoet Gaungkan Tunda Pemilu, Semar-Nusantara Ajak Masyarakat Dan Mahasiswa Melawan Dengan Turun Aksi Ujuk Rasa

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet yang kembali menggaungkan wacana penundaan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 sangat melanggar konstitusi. 

“Dalam menyikapi hal tersebut kami yang tergabung dalam SEMAR-Nusantara akan melakukan aksi pada hari Rabu, 14 Desember 2022 di Sekitaran Istana Negara dan Gedung MPR RI” kata Korlap Aksi Jaffar.

Ada sejumlah alasan mengapa menunda pemilu melawan konstitusi. Pertama, bertentangan dengan UUD RI 1945, Pasal 22E Ayat (1) yang berbunyi, “Pemilihan umum dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali”.

Kedua, bertentangan dengan UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum, Pasal 167 ayat (1) yang berbunyi “Pemilu dilaksanakan setiap lima tahun sekali”.

“Rencana kami turun aksi dengan puluhan bahkan sampai ratusan yang terdiri dari mahasiswa dan pemuda” tambah Jaffar.

Dalam aksi tersebut mereka juga memberikan tuntutan

1. Kami Menuntut kepada Bambang Soesatyo untuk segera mundur sebagai Ketua MPR RI karena pernyataan yang blunder dengan Penundaan Pemilu yang akan melanggar konstitusi. 

2. Mendesak Presiden Jokowi untuk menegur langsung Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan merekomendasikan untuk segera mencopot dari jabatannya karena pernyataan yang akan sarat melanggar konstitusi

3. Presiden Joko Widodo harus memberi teguran keras kepada Ketua MPR RI Bambang Soesatyo karena statement penundaan pemilu yang sangat inkonstitusional.

“Dan kami juga Menghimbau serta menyerukan¬†¬†kepada masyarakat untuk melawan orang yang merusak Konstitusi dengan wacana penundaan pemilu” tutup korlap Aksi untuk esok hari.

Komentar Facebook