Rencana Aksi Mogok Nasional Oleh Buruh,Gamis-Indonesia Ingatkan Ancaman Resesi Indonesia 

Kenaikan UMP DKI Jakarta seharusnya sudah menjadi final bagi buruh yang di Jakarta. Sebagai bentuk perwujudan kesejahteraan bagi kaum buruh. Dan sangat disayangkan apabila masih banyak dari kawan-kawan buruh tidak menerima hal tersebut. 

Gamis Indonesia menilai rencana demo besar-besaran yang akan dilakukan oleh buruh yang di mulai dari hari ini sampai Rabu pekan depan, 7 Desember 2022. Karena bisa dinilai aksi tersebut sangat meresahkan.

Ketum Gamis-Indonesia Mengatakan “Dikit-dikit demo dengan minta UMP di naikkan sesuai maunya sendiri, Aksi buruh mulanya adalah perjuangan untuk kaum buruh namun saat ini kami menduga lebih kepada kepintingan Politik untuk kepentingan Said iqbal sebagai ketua Partai buruh dlm Pemilu 2024”Ujarnya.Sabtu,3/12/22.Jakarta.

“Menilik aksi yang diintruksikan oleh Said Iqbal selaku Presiden Partai Buruh sangat jauh dari kata Perjuangannya.Karena takutnya perjuangan teman-teman buruh di manfaatkan oleh kepentingan kelompok”tambahnya.

Fahri juga mengatakan “Jika meilihat dari tuntutan yang di suarakan buruh terkait bentuk penolakan kenaikan upah minimum provinsi atau UMP DKI Jakarta 2023 yang hanya sebesar 5,6 persen Seharusnya dengan UMP DKI yang sudah mencapai final seharusnya bersyukur naik”ucapnya.

Jika dari buruh memaksa untuk naik lebih tinggi lagi dikhawatirkan prediksi Resisi tahun 2023 benar akan terjadi. Akan banyak gelombang PHK secara besar-besaran karena biaya operasional yang terlalu besar.

“Seharusnya kaum buruh bisa menjadi lebih bijak lagi, jangan sedikit-dikit turun aksi bahkan sampai menyerukan untuk berjilid-jilid. Dikhawatirkan mengganggu masyarakat lain sekitar bahkan sampai menghambat perekonomian dan teman-teman yang ingin bekerja”Tambahnya.

“Gamis-Indonesia menyoroti untuk kaum buruh Jangan sampai perjuangan buruh ini berubah dari tujuan awalnya dan menjadi sarat kepentingan politik dalam pemilu 2024”Tutupnya.

Komentar Facebook